Selasa, 06 November 2012

Wanita Lansia pun Masih Bisa Rasakan Orgasme Berkali-kali

detail berita


BEBERAPA wanita menjauhkan diri dari seks melalui menopause, demikian juga anggapan umum. Keduanya sama-sama salah.
 
Sampai usia 60 tahun, semua perubahan terjadi dengan sangat lambat dan bertahap. Ada beberapa perubahan fisiologis akibat penuaan, seperti pelumasan pada Miss V. Padahal, pelumasan pada Miss V hanya membutuhkan waktu 15 sampai 30 detik pada wanita muda. Sementara wanita lansia mungkin butuh satu, dua, atau lima menit.
 
Ada sedikit penipisan dan hilangnya elastisitas dinding Miss V, juga pengurangan panjang dan lebar Miss V. Semuanya adalah perubahan yang memberikan sedikit efek, atau tidak berefek sama sekali, pada sensasi dan orgasme.
 
Sekitar 80 persen wanita lansia tidak merasakan nyeri atau ketidaknyamanan saat berhubungan seksual, walaupun menurut mitos, bersenggama pada wanita lansia menimbulkan ketidaknyamanan.
 
“Menurut penelitian, wanita memiliki dorongan seks yang lebih stabil daripada pria. Wanita berusia 65 tahun terus-menerus mencari dan memberikan respons terhadap sentuhan erotis, bermimpi erotis, dan mampu orgasme, bahkan berkali-kali,” tutur Ahli Parenting asal Inggris Dr. Mirriam Stoppard dalam bukunya yang berjudul Parenting Guide.
 
Mirriam juga mengatakan, sebagian besar aspek rangsangan pada wanita lansia sama seperti pada wanita muda. Puting mereka masih menjadi tegak dan klitoris adalah organ utama rangsangan seksual. Rasa bahagia yang timbul akibat stimulasi klitoris masih tetap sama.
 
“Seorang wanita berusia 80 tahun memiliki potensi fisik untuk orgasme yang sama seperti ia berusia 20 tahun,” ungkap Mirriam.
(tty)




Suka Dengan Artikel Ini ?

0 komentar "Wanita Lansia pun Masih Bisa Rasakan Orgasme Berkali-kali", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2013. AWASIP - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com