Rabu, 30 Januari 2013

Cerita Dewasa : Aku Perkosa Gadis Pemalu

Cerita Dewasa : Aku Perkosa Gadis Pemalu
Adalah Bramarta,seorang raja yang adil lagi 'bijaksana'.Ia meneruskan tahta dari sang ayah,yang karena menderita lumpuh menyerahkan mahkota kerajaan pada sang anak sebelum waktunya.'Lanjutkan!'adalah slogan yang diajarkan kepada Bramarta,dengan segala tradisinya.
Bramata beristrikan seorang permaisuri yang cantik jelita.Berambut panjang sepinggang.Tubuhnya tinggi semampai dengan kulit putih mulus tanpa cacat.Soal buah dada,hmm...selalu membuat tamu-tamu istana gemas tangan untuk meremasnya.Membusung dan bagai hendak melompat keluar dari balik gaun kebesaran istana.Lalu beronanilah para tamu-tamu itu dikamar,seolah-olah penis mereka ada diantara dua bukit menantang sang permaisuri.

Dan ini tradisi yang diajarkan sang ayah.Setiap akan berpergian keluar istana,apalagi dalam jangka waktu lama,maka permaisuri yang ditinggalkan harus mengenakan apa yang disebut celana kesucian.Seperti yang disebut diatas,celana itu terbuat dari besi.Sangat rapat.Hanya terdapat satu lubang kecil untuk kunci.Tentu menjadi pertanyaan,bagaimana cara
permaisuri melakukan kegiatan pangkal pahanya sehari-hari.Mulai kencing,buang hajat,atau pas kebetulan menstruasi?
Nah,ternyata raja menitipkan kunci segitiga besi itu pada ayahnda tercinta.Namanya juga tradisi dan..apa yang dapat dilakukan laki-laki tua renta dan lumpuh?!

Dugaan yang salah besar!
Malam itu permaisuri terbangun dari tidur. Kemihnya mendesak ingin dimancurkan,kencing.Raja sedang sidak kepenjuru negri,biasanya dua kliwon baru kembali.Seperti hari-hari sebelumnya,bergegas permaisuri menuju kamar ayah mertua yang pintunya berhubungan langsung dengan kamarnya.Kunci itu diletakkan dibawah bantal.
''Maaf ayahnda,putri menantumu ingin pipis''permaisuri berbisik pelan.Laki-laki tua itu tampak terlelap tidur.
''Ambil sendiri Ambiyani,putriku"kata sang ayah setelah terjaga.Memiringkan sedikit kepala,memudahkan permaisuri Ambiyani mengambil sesuatu dibawah bantal.Tercium aroma segar dari tubuh sang menantu.Ayah mertua menghirupnya dalam-dalam,atraktif sekali.

"Ah ayahnda,selalu seperti itu"kata permaisuri dengan senyum malu.
"Bau tubuhmu menggairahkan,menantuku"
"Maksud Ayah?"tanya permaisuri.Keningnya berkerut,berusaha mengartikan apa maksud perkataan laki-laki lumpuh itu.
''Coba lihat kebawah putriku"berkata setengah memohon.Tangannya meraih pergelangan menantunya.Bagai terhipnotis,permaisuri mengarahkan pandangannya kebagian bawah tubuh ayah mertuanya yang terlentang itu.Seketika,merah padamlah wajah sang Ambiyani.Dibalik selimut tebal,ada sesuatu yang bergerak-gerak dibawah perut ayah mertuanya.Bukan sulap bukan sihir.Itu pasti penis, dan mengacung.

Cerita Dewasa - Besok malamnya Ambiyani tak dapat tidur.Terbayang kejadian malam sebelumnya.Gelisah.Antara percaya dan tidak,antara jijik dan penasaran.Tubuh mertuanya boleh telah lama lumpuh,tapi tidak dengan kejantananya.Ambiyani mereka-reka seberapa besarkah penis situa itu?kerasnya tak diragukan,terbukti mampu menggerak-gerakkan selimut yang begitu tebalnya.Kewanitaan Ambiyani terus bertanya,dan jawabnya adalah denyut lubang intimnya makin menghebat.


"Ayahnda,putrimu pingin pipis"bisikan seperti kemarin.Tapi sebenarnya Ambiyani tak hendak buang hajat,bahkan sebaliknya,memasukkan hajat pada tubuhnya,pada lubang kenikmatannya.Dan sang mertua terlalu berpengalaman untuk menyadari apa yang diinginkan putri menantunya.Tatap mata sicantik redup tapi bukan berati tak mengundang.Tubuhnya diam bukan berarti tak berharap
"Biarkan ayah yang membukanya,putriku"mengambil kunci dibalik bantal dan berkata lagi"dan lepaskan bagian bawah gaunmu biar ayah mudah melakukannya''

"Terserah ayah''jawab Ambiyani lalu jari lentiknya menarik ujung tali sutera yang melilit bagian pinggangnya.Terlepaslah apa yang diikat.Gaun bagian bawahnya meluncur begitu saja kelantai.Terpampanglah kemudian sepasang paha nan putih mulus,yang begitu kontras dengan segitiga besi yang kecoklatan itu.Nafas si tua mendengus.Tangannya gemetar memasukkan kunci pada lubangnya.Dan setelah berhasil terbuka,yang pertama terlihat adalah rambut kemaluan yang tidak terlalu lebat namun begitu hitam pekat.

''Duhai putriku,alangkah menggairahkan milikmu ini"memuji dengan mata berbinar penuh nafsu,sedang tangannya mulai meraba-raba.Tak sabar tangannya bermain pada belahan yang kemerah-merahan dibawah rambut pekat itu.

Cerita Dewasa - Ambiyani dalam penantian yang menyiksa.Lalu dia tak segan membuka pahanya lebih lebar,apalagi kalau bukan untuk memberikan kemudahan jari Ayahndanya menelusuri kedalaman lembah selangkangannya.
''kamu sudah basah,putriku.Bolehkah Ayah menjilatnya?''
''Lakukan ayah!"cepat Ambiyani menyahut.
''Naiklah keatas wajahku''
''Tapi ayah..."kata Ambiyani ragu.Rasanya terlalu kurang ajar mengangkang diatas wajah mantan raja itu.Tapi bukankah dia sendiri yang meminta,dan memang posisi ini yang paling memungkinkan.Dia lumpuh,dan Ambiyani perlahan naik keatas pembaringan.Ditempatkannya wajah sang mertua tepat dibawah pangkal paha yang mengangkang begitu lebar.Lidah itu terjulur menyambut dan
''sssh...."Ambiyani mendesis.Lidah yang bergerak lincah pada organ wanitanya yang paling intim,mengelinjangkan tubuhnya.Matanya terbeliak kenikmatan.Apalagi ketika daging kecil yang tersembunyi diantara lipatan bibir luar vaginanya dihisap-hisap,digelitik,lalu dihisap lagi...

"Auhh,ayah...gigit saja..gigit saja!"Ambiyani meracau.Begitu lihai permainan lidah mertuanya itu.Menjadikan nikmat dan menggemaskan tiada tara.Pinggulnya makin ditekannya kebawah,begitu rapat hingga tak ada ruang bagi mertuanya bernafas.Ia tak perduli walau hidung dibawahnya megap-megap,bahkan tangan Ambiyani meremas rambut yang beruban itu dan dijejalkan pada sumber kenikmatan ditubuhnya.
''Angkat dulu Ambiyani.Ayah belum melihat payudaramu!"
Ah mestinya ini lebih dulu yang Ayah kerjakan,bisik hati Ambiyani.Lalu sesaat tubuh Ambiyani telanjang penuh.Dua bukit tergantung indah didadanya.Bukit impian setiap laki-laki itu segera berada dalam permainan bibir mertuanya.Puting yang tegak kecoklatan dihisap rakus bagai bayi lapar.Dan letak tubuh Ambiyani memang bagai ibu yang meneteki bayinya.

Sekarang ganti Ambiyani beraksi.Menuntaskan rasa penasarannya,ditariknya selimut tebal itu seluruhnya.Dan Aww!monster itu ternyata tak memakai apa-apa.Begitu garang.Botaknya tampak berkilat-kilat dibawah cahaya perapian kamar.Ambiyani menggengam batang itu,besarnya hampir dua kali milik suaminya.Dia bergidik,membayangkan bila sang monster ini menyeruak dalam vaginanya.
"ckk..ckk..ckk Ayahnda,akankah ini bisa masuk padaku?"ujarnya bernada khawatir.Namun tangan halusnya malah mengocok,membuat penis itu makin pada puncak ereksinya.

"coba dulu dengan mulutmu sayang..."pinta ayah mertuanya.
Kini tubuh keduanya pada posisi saling berlawanan.Bibir sang menantu mengulum sang monster sedang mertua melahap vaginanya.Tak berlangsung lama,karena keduanya sama tak sabar untuk memulai permainan yang sesungguhnya.

"Aku takut akan merobekku,ayah"masih juga Ambiyani tampak khawatir,padahal saat itu vaginanya telah menyentuh ujung penis sang ayah.
"Lakukan pelan-pelan sayang..."kata sang ayah yang terlentang dibawahnya.Ambiyani yang berjongkok menggengam dan mengosok-gosokkan ujung penis itu pada clitnya.Membuatnya geli dan gatal
''Ahhhk..."Ambiyani berteriak tertahan.penis itu telah memasuki dirinya.Seluruh dinding miliknya bagai terkoyak.Diam sesaat,meresapi keutuhan sensasi yang ditimbulkan,lalu ia mulai bergerak.Mencari lebih lagi.Walau terasa menusuk hingga rongga perut,ia makin giat.Tubuh meliuk dan hentakan pinggulnya begitu erotis.Nafas keduanya berkejaran.Tangan mertuanya tak tinggal diam,ia meremas kedua bukit payudara yang besar dan kenyal itu dengan selingan memilin putingnya'Ambiyani makin bergairah.Meski ada sedikit rasa sakit tapi nikmatnya jauh tak terkira
''hhkk...uhh..uhh"

"sshh nikmatnya sayang,teruskan,lebih keras!"
Ambiyani makin memacu,kenikmatanpun makin laju.Ia kini bukanlah permaisuri,melainkan tak lebih dari perempuan binal.Gerakan tubuhnya bagai kerasukan,bagai hendak menghancurkan tubuh tua dibawahnya,dibawah kendalinya.
Serrrrrrr''''byorrrrr....bendungan Ambiyani jebol.Membanjiri semuanya,tak tertampung hinggga merembes keluar lubang,membasahi rambut penis mertuanya dan...ambruklah tubuh Ambiyani dengan bibir tersenyum penuh kepuasan.Sang ayah segera memompa dari bawah,lupa pada peran lumpuhnya.Ia ingin secepatnya mengejar orgasme dan ohhhhh.....crooooot.Menyembur keatas,kedalam rahim menantunya.

Cerita Dewasa - Kepuasan Ambiyani berulang dan berulang,hingga suaminya baginda raja Bramarta kembali keistana.Acara jamuan makan malam penyambutan sang raja telah usai.Permaisuri Ambiyani telah berada diperaduan.Berdebar jantungnya saat sang suami masuk kekamar ayahnda.Beliau hendak mengambil kunci celana dalam kesuciaan yang dititipkan pada sang ayah.Berbasa basi sebentar,kemudian mencium kening sang ayah
"Bagaimana ayah?"tanya sang raja dengan pandangan penuh arti.Kunci telah berada ditangannya.
Ayahnda sang raja membalas pandangan anaknya juga penuh arti,bibirnya tersenyum menampakkan kepuasan
''Wahai anakku.istrimu memang..top banget!"katanya sambil mengacungkan ibu jari.
Sudah tradisi kerajaan..




Suka Dengan Artikel Ini ?

2 komentar:

 
 
Copyright © 2013. AWASIP - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com