Kamis, 10 Januari 2013

Lampard akan akhiri di Chelsea??



Tidak ada skandal, barangkali, mengapa Lampard – yang sebelas tahun dengan setia membela Chelsea, dengan 193 gol dari 576 caps– dilepas akhir musim ini! Frankie, sapaan Lampard, yang memiliki cinta besar untuk The Blues, pergi pada saat jatuh tempo.

Uang, gelimang dolar tapian Rusia Roman Abramovich yang dihambur-hamburkan untuk membeli sebuah hal yang bernama kepuasan dan kesenangan, telah menyingkirkan kecintaan. Banyak orang reaktif. Termasuk juga untuk keputusan Rafael Benitez, sosok yang tadinya sempat dihujat ketika dia datang mengisi kursi Roberto di Matteo.

Dan kini, banyak orang juga menunggu keputusan berikut Lampard. Kapan? Mungkin dalam waktu dekat. Mungkin juga menjelang tutup musim. Gosipnya variatif: ke Cina, ke Amerika, ke Prancis, ke Italia dan atau bertahan di Inggris.

Saya membaca di beberapa situs prominen, Lampard segera dirayu Sir Alex Ferguson, tokoh penting United yang punya penghargaan lebih untuk pemain-pemain senior dengan jam terbang tinggi dan dengan kecintaan untuk tim yang luar biasa.

Dan kita tahu, United punya sederet pemain tua dengan kontribusi yang tak kalah hebatnya. Sebutlah Ryan Giggs (39), Paul Scholes (38), Ferdinand (34). Contoh lain di klub lain ada Del Piero (38), Seedorf (36), Puyol (34), Totti (36), Zanetti (39), atau Beckham (37).

Ini memang urusan Abramovich. Ini juga keputusan Rafel Benitez. Saya pun tidak mau terseret secara emosional mengapa kesetiaan Lampard harus berakhir tragis seperti ini. Seperti United yang memberikan kredit untuk Scholes, Giggs, Ferdinand atau seperti Liverpool yang terus mengagungkan Steven Gerrard, harusnya Chelsea juga begitu untuk Lampard.

Kurang apa? Statistik juga berpihak dan menjelaskan Lampard adalah Super Frank. Dia adalah gelandang hebat dan bermain dengan menjaga kedalaman yang buat saya pantas diacungi jempol. Lampard juga produktif. Tidak banyak pemain yang produktif yang datang dari lini kedua. Dan dia telah menghadirkan sejarah, untuk klub dan untuk dirinya.

Terus terang, kepergian Lampard memang mengejutkan. Akan tetapi, jauh lebih mengejutkan jika Lampard memang ke United. Dan musim depan kita bisa membayangkan, apa yang akan terjadi ketika Lampard masuk Stamford Bridge dengan jersey United. Sangat emosional!!

Sangat terbuka kemungkinan, jika ini memang terjadi, kepergian Lampard dari Chelsea dan kedatangannya di United: maka dia akan sangat enjoy menghabiskan karirnya. Bermain jauh lebih lepas dengan kontribusi yang jauh lebih indah ketimbang tetap bertahan bersama The Blues dengan status bukan starter.



Sampai saya bikin tulisan ini, belum satu huruf pun meluncur dari mulut Lampard tentang keputusan Chelsea tidak memperpanjang karirnya di Stamford Bridge. Tidak juga untuk komentar Rafa yang meminta Lampard “fokus” menghabiskan sisa kontraknya sampai akhir musim ini bersama Chelsea.
Sangat bisa dipahami apa yang dirasakan Lampard: ‘sakit hati’ ketika keinginannya untuk menghabiskan tahun-tahun terakhir karirnya dengan fantastis, bersama klub yang dicintai, tapi justru dia dibiarkan pergi.

Anda mungkin sepakat, Lampard nantinya akan dikenang sebagai legenda klub, seorang pemain yang pergi dengan meninggalkan warisan hebat. Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran John Terry tentang kepergian Lampard.

Tapi, hidup terus bergulir. Roda bisnis sepakbola terus berputar. Chelsea, kini dan ke depan segera disodori babak baru, tantangan baru untuk menghadirkan Lampard lain. Dan hampir pasti, rasanya beda. Lampard jauh lebih berarti.





Suka Dengan Artikel Ini ?

0 komentar "Lampard akan akhiri di Chelsea??", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

 
 
Copyright © 2013. AWASIP - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com